Email Filtering menggunakan account yahoo

Leave a comment

Email Filtering adalah suatu fungsi untuk memisahkan atau memilah email-email berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Filter otomatis menyortir pesan masuk menurut peraturan yang anda terapkan. Misalnya, anda dapat membuat filter sehingga pesan dari facebook anda secara otomatis dikirimkan ke folder pribadi bernama facebook. Dengan filter, anda tidak harus membaca setiap pesan untuk memutuskan kemana anda ingin memindahkannya.
Langkah-langkah membuat email Filtering pada account yahoo
1. Buka account yahoo anda.
2. Masuk kedalam email anda
3. Pilih tab folder pada bagian sebelah kiri kemudian klik add atau symbol +

4. Berikan nama pada folder yang inginkan

5. Klik menu opsi yang ada di sebelah kiri atas
6. Kemudian pilih sub menu opsi mail
7. Akan keluar tampilan opsi untuk email, kemudian pilih Filter pada tab sebelah kiri

8. Kemudian akan muncul dialog box baru, klik menu tambah


9. Kemudian isi nama filter dengan apa yang anda inginkan
10. Isi pengirim yanga akan anda filter kemudian beri tanda (v) pada cocokan huruf pengirim
11. Kemudiaan pilih “kirim email ke folder berikut” dengan folder yang sudah anda buat tadi, disini saya tadi membuat sebuah folder bernama facebook.

RSS Feed

Leave a comment

RSS adalah sebuah file berformat XML untuk sindikasi yang telah digunakan (di antaranya dan kebanyakan) situs web berita dan weblog. Singkatan ini biasanya mengarah ke beberapa
• Rich Site Summary (RSS 0.91)
• RDF Site Summary (RSS 0.9 and 1.0)
• Really Simple Syndication (RSS 2.0)
Teknologi yang dibangun dengan RSS mengizinkan kita untuk berlangganan kepada situs web yang menyediakan umpan web (feed) RSS, biasanya situs web yang isinya selalu diganti secara reguler. Untuk memanfaatkan teknologi ini kita membutuhkan layanan pengumpul. Pengumpul bisa dibayangkan sebagai kotak surat pribadi. Kita kemudian dapat mendaftar ke situs yang ingin kita tahu perubahannya. Namun, berbeda dengan langganan koran atau majalah, untuk berlangganan RSS tidak diperlukan biaya, gratis. Tapi, kita biasanya hanya mendapatkan satu baris atau sebuah pengantar dari isi situs berikut alamat terkait untuk membaca isi lengkap artikelnya.
Fungsi RSS feed :
fungsi rss dapat dianalogikan sebagai loper koran. jika isi situs adalah koran dan anda adalah pembaca koran, maka rss adalah loper koran yang akan mengirimkan koran tersebut kepada anda. tentu saja sebelumnya anda harus mendaftarkan diri anda terlebih dahulu agar tercatat sebagai pelanggan koran tersebut.

untuk dapat menggunakan rss ini tidak sulit. karena anda tinggal rss button yang berwarna orange. setelah itu anda akan diberikan pilihan untuk memilih rss reader yang dapat memudahkan anda seperti google atau My Yahoo!. untuk berikutnya anda tinggal klik “subscribe”. atau juga bisa berlangganan lewat email. ini disediakan oleh beberapa situs web yang memberikan layanan agar informasi terbaru langsung masuk ke dalam email pribadi anda. caranya pun tidak jauh beda. disini hanya tinggal memasukkan email anda dengan benar dan klik subscribe.

rss feed ini tidak hanya bisa di baca dari komputer saja. tetapi bisa juga dari pda, handphone, smartphone, dll selama perangkat tersebut terdapat fasilitas aplikasi feed reader dan terkoneksi dengan internet.

Add-On pada mozilla firefox

Leave a comment

Add-on dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pengaya- namun pada firefox add-on adalah sebuah aplikasi yang dapat diinstals pada Firefox untuk meningkatkan fitur dan fungsi browser Firefox. Dengan adanya add-on, user dapat mengkustomasi dan memperkaya fungsi Firefox sehingga user dapat dengan mudah mana aplikasi yang berguna untuk digunakan dan mana yang tidak berguna.

Contoh add-on category privacy & security

• adBlock

Adblock plus adalah suatu plugin firefox berfungsi untuk memblokir iklan-iklan yang muncul di website yang kita kunjungi. Tak hanya itu, adblock plus juga mampu untuk memblokir objek-objek tertentu yang ada di suatu website antara lain: script, frame, image, CSS, dan lain-lain.
• No-Script

No-script adalah sebuah plugin yang ada pada firefox yang memiliki fungsi untuk mematikan sebuah perintah java script. Biasanya perintah java script yang berfungsi untuk mendisable fungsi klik kanan mouse. Apabila fungsi klik kanan mouse telah di disable maka kita sebagai user tidak akan dapat mengcopy paste isi halaman web tersebut.
Cara menginstal add-on
1. Buka Mozilla Firefox,
2. Masuk ke halaman https://addons.mozilla.org, sebagai contoh saya akan masuk kehalaman https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/adblock-plus/ untuk download dan install add-on adblock plus
3. Klik add to firefox
4. Kemudian klik allow

5. Tunggu sampai proses download selesai
6. Setelah download selesai, klik install now, dan tunggu hingga proses instalasi selesai

7. Apabila ada perintah restart mozila firefox maka klik restart mozila firefox anda.
8. Selesai😀

Membuat bookmark pada Google Chrome

Leave a comment

Boorkmark web browser adalah salah satu fasilitas yang disediakan oleh web browser untuk menyimpan halaman atau situs internet didalam web browser. Agar sewaktu kita ingin mengakses halaman tersebut dapat kita akses dengan mudah.rinciannya adalah bookmark berfungsi sebagai penanda (marker) persis seperti pembatas buku atau pita yang terdapat dalam kamus. dengan bookmark kita bisa menandai bagian-bagian yang penting sehingga di lain waktu kita bisa dengan cepat kembali ke bagian tersebut. selain itu, fungsi bookmark atau favorite ini adalah untuk menandai situs web yang kita favoritkan dan yang paling sering kita akses.

Menambahkan bookmark
Cara termudah menambahkan bookmark laman yang sedang Anda buka adalah dengan klik ikon di address bar.

Untuk melihat seluruh boormark yang ada dalam Web Browser
1. buka web Browser (Google Chrome)
2. klik menu perkakas
3. Pilih sub menu Boormark

History Web Browser

Leave a comment

History di browser adalah fasilitas untuk mencatat dan menyimpan data sejarah penelusuran dan penggunaan internet kita, sehingga history ini sangat bermanfaat untuk kita mengetahui seluruh situs yang pernah dikuncungi menggunakan web browser kita.Manfaat lain dari History ini adalah jika kita ingin mencari suatu informasi, dan informasi tersebut berada pada situs yang pernah kita kunjungi. Namun kita lupa alamat dari situs tersebut, dan kita lupa untuk membookmark situs tersebut. Maka kita bisa memanfaatkan fasilitas history ini untuk mencari lagi situs tersebut.Data history ini bisa kita lihat dengan mudah pada address bar di browser. Kita hanya perlu mengetikkan huruf awal dari situs yang akan dituju, dan history akan menampilkan beberapa pilihan bergantung dari data yang terdapat pada history. Contoh: jika kita mengetikkan huruf “m” pada address bar, dan history akan menampilkan beberapa situs yang dimulai dengan huruf tersebut.

Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk menghemat waktu dan tenaga, kita tinggal memilih mana yang di kehendaki tanpa harus mengetikkan secara lengkap. Bagi yang menggunakan MS Windows kita bisa mengatur berapa lama History ini akan disimpan, untuk megaturnya kita bisa melakukan dengan cara yaitu:
Untuk Membuka History
Buka web browser lalu tekan tombol Ctrl+H pada keyboard. Untuk cara lain pada Mozilla klik tombol Firefox pada sudut kiri atas lalu klik tombol History. Dan pada Internet Explorer 10 tekan tombol Alt+C pada keyboard lalu klik tab history.
Cara Menghapus History
1) Buka Internet Explorer,
2) pilih menu Tools (Alt + X) > Internet Options,
3) Internet Explorer akan menampilkan kotak dialog Internet Options, pada tab General kita bisa melihat kotak untuk mengatur History. Pada bagian Browsing History klik tombol delete. Lalu akan muncul kotak dialog seperti pada gambar di bawah ini. Lalu centang History dan klik tombol delete

Itu jika kita menggunakan IE sebagai default browser, namun jika kita menggunakan Firefox untuk menghapus data History ini dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1) Buka Firefox,
2) Dari menu pilih Tools > Options,
3) pada kotak dialog Options pilih tab Privacy,
4) kita bisa menghapus data History dengan mengklik pada tombol Clear Now.

Namun itu jika kita ingin menghapus data secara keseluruhan, mengingat data History ini cukup bermanfaat maka kita mungkin tidak ingin menghapus seluruhnya. Kita hanya ingin menghapus beberapa situs saja yang kita anggap tidak berguna atau memalukan jika dilihat orang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan cara yaitu:

1) buka browser (IE, Firefox),
2) Gunakan Shortcut [CTL + H] untuk membuka jendela history,
3) jendela history akan terbuka pada sebelah kiri,
4) pilihlah situs yang akan di hapus dan tekan tombol Delete pada keyboard.

Perbedaan OS 32bit dan 64bit

Leave a comment

Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit. Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, belum lagi puas menikmati produk yang baru, sudah muncul produk yang lebih baru. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti

  1. Windows Xp 32 bit
  2. Windows Xp 64 bit
  3. Windows Vista 32 Bit
  4. Windows Vista 64 bit
  5. Windows 7 32 bit
  6. Windows 7 64 bit
  7. Linux 32 bit atau 64 bit

Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat, sistem operasi, driver, program perangkat lunak, dll yang memanfaatkan bahwa arsitektur tertentu. 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software sering disebut sebagai x64 atau x86-64.

Banyak orang yang belum mengerti apakah itu perbedaan OS 32 bit dan 64 bit, mereka mendengar bahwa software os 64 bit lebih bagus dari 32 bit, dan mereka langsung membeli, tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka, mengapa??

Untuk memahami hal tersebut pada posting kali ini akan dibahas apa itu sebenarnya 32 bit dan 64 bit.

System 32-bit memanfaatkan data dalam potongan 32-bit sedangkan sistem 64-bit memanfaatkan data dalam potongan 64-bit. Secara umum, semakin banyak data yang dapat diolah sekaligus, sistem semakin cepat beroperasi. Ada beberapa keuntungan lainnya untuk sistem 64-bit juga, paling praktis untuk kemampuan menggunakan jumlah data yang secara signifikan lebih besar dari memori fisik.

Tetapi penggunaan software OS 32 bit dan Os 64 bit harus mengikuti hardware yang mendukung apakah komputer anda siap untuk menggunakan OS 64 bit atau hanya dapat menggunakan OS 32 bit saja. Kebanyakan prosesor lama saat didasarkan pada arsitektur 32-bit dan 32-bit tidak dapat menggunakan system OS 64 bit. Dengan perkembangan teknologi, saat ini banyak prosessor diciptakan pada arsitektur 64 bit dan mendukung sistem operasi. Prosesor ini juga sepenuhnya kompatibel dengan sistem operasi 32-bit.

Sedikit keterangan tentang processor 32 bit dengan 54 bit, pada dasarnya cara komputer menyimpan data atau membuat referensi untuk data, memori, dll dalam bentuk bit dengan nilai 1 atau 0, itu disebut “digit biner”. Jadi kode biner aliran 1 dan 0, seperti urutan acak 100100100111. Bit-bit ini juga menunjukkan bagaimana prosesor Anda melakukan perhitungan. Dengan menggunakan prosesor 32 bit Anda dapat mewakili nomor dari 0 sampai 4.294.967.295 sementara untuk processor 64-bit dapat mewakili angka 0 sampai 18.446.744.073.709.551.615.

Bagaimana anda mengetahui bahwa Windows anda bekerja untuk mesin 32 – atau mesin 64-bit?

Untuk Windows Vista dan Windows 7

Lakukan cara ini :

Metode 1: Melalui  Control Panel

  • Klik Start Tombol Start, Ketik system di kotak Start Search, kemudian klik system dalam daftar Program.
  • Sistem operasi adalah ditampilkan sebagai berikut:
    • Untuk versi system 64-bit: 64-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
    • Untuk versi sistem operasi 32-bit: 32-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.

Metode 2 : Dengan menggunakan System Informasi Windows

  • Klik Start, ketik System pada kotak Start Search, lalu klik pilihan System Informasion
  • Pilih System Summary pada panel pilihan, maka Operating system akan ditampilkan sebagai berikut
    • Untuk Operating system 64 bit; tertulis, x64 bit-based PC untuk type system
    • Untuk operating sytem 32 bit, tertulis x86-based PC untuk type system

Untuk Windows Xp

Metode 1 :  System Properties dari Control panel

  • Klik Start, kemudian klik Run
  • Ketik sysdm.cpi, pada kotak text dan klik ok
  • Klik tab General maka informasi tentang system operasi komputer anda akan tampil tulisan informasi :
    • Untuk operating system versi 64-bit :  Windows XP Professional x64 Edition Version < Tahun>  akan tampil di bawah System.
    • Untuk operating system versi 32-bit : Windows XP Professional Version <Year> akan tambil dibawah System.

Metode 2 : Melihat System Informasi Windows

  • Klik Start, kemudian klik Run
  • Ketik perintah winmsd.exe, pada kotak teks kemudian klik Ok
  • Klik peilihan System Summary pada panel navigasi, pada informasi kotak di sebelah kanan cari item Processor, maka bila tampil tulisan :
    • X86, berarti komputer anda bekerja dengan windows 32 bit
    • ia64 atau AMD64, berarti komputer anda bekerja pada windows 64 bit

Bagaimana anda mengetahui bahwa Motherboard anda dapat menggunakan Processor 64 bit

Metode 1 : Dari buku Manual
Saat anda membeli motherboard, disertakan buku manual, anda dapat melihat type soket processor dan bila di buku tersebut tertulis kompatibel untuk processor 64 bit maka anda dapat menggunakan processor 64 bit.

Metode 2 : Dengan menggunakan sorftware CPU Z

  • Download Software CPU-Z
  • Jalankan software terebut, lalu klik tab CPU
  • Lihat pilihan “Package” atau instruction, contohnya akan terlihat processor MMX, SSE, SSE2, SSE3. x86-64, berarti Motherboard dan Processor anda support untuk 64 bit, bila hanya tulisan x86, berarti komputer anda tidak support untuk 64 bit

Manfaat sebenarnya dari mengatur ini tidak berasal dari jumlah bit, tetapi oleh struktur yang lebih baik dari sistem 64 bit dibanding dengan sistem 32 bit. Sebuah prosesor 64-bit yang dibuat dengan proses silikon yang lebih maju, memiliki transistor lebih banyak, dan kecepatan lebih cepat.

Adapun sistem operasi 64-bit dan perangkat lunak, sangat banyak, tetapi tidak ada yang dalam versi final. Microsoft telah merilis versi beta dari Windows XP dengan mengambil keuntungan dari teknologi 64 bit, tapi masih ada masalah. Masalahnya adalah ketika Anda menjalankan program perangkat lunak 32-bit dalam lingkungan sistem operasi 64-bit. Banyak program tidak akan bekerja dengan baik, seperti Adobe Acrobat dan Windows Media Player, misalnya. Masalah lain adalah RAM. Anda benar-benar membutuhkan sekitar 4 GB RAM untuk mendapatkan kemampuan yang penuh dari prosesor 64-bit, sedangkan pemilik PC yang memiliki memori yang kurang dari 1 GB disarankan tidak menggunakan system 64 bit.

Dengan mengetahui kemampuan komputer anda apakah menggunakan system 32 bit atau 64 bit, dan juga mengetahui apakah processor anda 32 bit atau 64 bit, maka anda tidak salah untuk memilih software yang disediakan seperti :

  1. Sekarang setiap driver hardware terdiri dari 2 instaler system antara 32 bit atau 64 bit, dengan demikian anda dapat memilih driver yang sesuai dengan komputer anda.
  2. Memilih OS atau CD OS, yang sesuai dengan kemampuan komputer anda.
  3. Menginstall atau mencari, membeli software-software yang disesuaikan dengan kemampuan komputer anda.

 

Sumber

Langkah-langkah menghilangkan virus komputer

Leave a comment

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
    C:\WINDOWS\system32\smss.exe
    C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
    C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
    C:\WINDOWS\system32\services.exe
    C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
    C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
    C:\WINDOWS\Explorer.exe

    Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.

  2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
    Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
    "Hidden"=dword:00000000
    "SuperHidden"=dword:00000000
    "ShowSuperHidden"=dword:00000000
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
    "Shell"="Explorer.exe"
    "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
    @="regedit.exe \"%1\""
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"

    File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.

  3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

sumber: http://www.thinkrooms.com

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.